Liturgi-liturgi Ibadah Gerejawi
Ibadah Semitik atau Ibadah Raya (Ha 'Eratsa)
Sakramen Baptisan
Sakramen Perjamuan Kudus
Pemberkatan Pernikahan
Kematian
Pentahbisan Imam
Pentahbisan Diaken
Pentahbisan Tua-tua Jemaat
Pengutusan
Liturgi-liturgi Ibadah Ibrani
Rosh Hashshana
Yom Kippur
Sukkoth
Khanukka
Purim
Pesakh
Shavu'oth
Preludium
* Preludium diambil dari istilah Latin: "pre" (pra, awal atau pendahuluan) dan "ludium" (acara). Dalam ibadah, preludium merupakan pengantar beribadah, yang antara lain berisi: pre-service, saat teduh, votum dan salam serta tefilla happatha.
Pre-service
* Pre-service diambil dari istilah Inggris: "pre" (pra, awal atau pendahuluan) dan "service" (pelayanan). Dalam ibadah, pre-service merupakan puji-pujian menyambut kedatangan jemaat sekaligus sebagai pengantar beribadah.
Votum dan Salam
* Votum diambil dari istilah Latin: "votum" yang artinya "nazar atau harapan." Dalam ibadah, votum dirangkaikan bersama-sama dengan salam sebagai bentuk panggilan dan sambutan beribadah.
Isi Votum dan Salam yang digunakan dalam Ibadah Semitik adalah:
"Barukh Atta YHWH, Elohenu, Melekh Ha'olam. Elohe Avraham, Elohe Yitskhaq, Elohe Ya'aqov. W'Elohe Adonenu Yeshu'a Hammashiakh. Amen"
(Mubaraklah ENGKAU YHWH, TUHAN kami, Raja Semesta Alam. TUHAN Abraham, TUHAN Ishak, TUHAN Yakub. Dan TUHAN Junjungan kami Yesus Kristus. Amin)
Tefilla Happatha
* Tefilla Happatha diambil dari istilah Ibrani: "tefilla" (doa) dan "happatha" (pembukaan). Kemah Abraham telah memiliki rumusan baku Tefilla Happatha yang isinya sangat mirip dengan al-Fatiha di kalangan Muslim (isi Tefilla Happatha dapat dilihat di halaman Doa-doa).
Penyembahan
* Penyembahan diisi dengan lagu-lagu yang bernuansa pemujaan dan penyembahan kepada TUHAN diikuti dengan lantunan sembah jemaat dalam iramanya masing-masing.
Puji-pujian
* Puji-pujian diisi dengan lagu-lagu pujian kepada TUHAN.
Persembahan
* Persembahan adalah salah satu bentuk ungkapan syukur jemaat dalam bentuk pemberian materi untuk gereja dan pelayanan gerejawi.
Khotbah
* Khotbah adalah salah satu bentuk pelayanan firman yang dilakukan gereja kepada jemaat, berupa penggalian isi Alkitab serta pengajaran dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Tefilla Abinu
* Tefilla Abinu diambil dari Bahasa Ibrani: "tefilla" (doa) dan "avinu" (Bapa Kami). Tefilla Abinu adalah Doa Bapa Kami yang berdasarkan Matius 6:9b-13 (isi Tefilla Abinu dapat dilihat di halaman Doa-doa).
Perjamuan Kudus
* Kemah Abraham menyelenggarakan Sakramen Perjamuan Kudus sekali dalam sebulan, yaitu pada hari Minggu di minggu yang pertama. Sakramen Perjamuan Kudus dipimpin oleh Imam al-Kanisah atau Diaken yang ditunjuk untuk mengenang kembali pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib.
Sebagaimana gereja pada umumnya, Sakramen Perjamuan Kudus diadakan dengan memakan roti (hosti) dan meminum anggur, sebagai simbol tubuh dan darah Kristus.
Doa bagi Pokok-pokok Doa Jemaat
* Doa bagi pokok-pokok doa jemaat adalah salah satu bentuk kepedulian gereja terhadap kehidupan jemaat. Namun, jawaban atas setiap pokok doa jemaat bukan ditentukan semata-mata oleh doa ini, melainkan bergantung juga pada iman jemaat yang bersangkutan.
Pengakuan Iman Kemah Abraham
* Sebagaimana Bab I Pasal 2 Tata Gereja Kemah Abraham, Pengakuan Iman Kemah Abraham disusun berdasarkan Pengakuan Iman Nikea 325 M, hasil Konsili Nikea, yang disempurnakan dalam Konsili Konstantinopel.
Postludium
* Postludium diambil dari istilah Latin: "post" (akhir, penutup, sesudah) dan "ludium" (acara). Dalam ibadah, postludium merupakan bagian penutup dari keseluruhan rangkaian liturgi ibadah. Postludium diisi dengan: Berkat dan Doksologi, yang diakhiri dengan menyanyikan: "Amin, Amin, Amin."
Berkat
* Ucapan Berkat Kemah Abraham didasarkan pada Bilangan 6:24-26
Bunyinya adalah sebagai berikut:
"Yevarekhekha YHWH weyishmerekha
Ya'er YHWH panau elekha wikhunekha
Yisa YHWH panau elekha weyasem lekha shalom"
"TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-NYA dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-NYA kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera"
Doksologi
* Doksologi diambil dari istilah Yunani: "doxologia" yang berakar dari dua kata, yaitu: "doxa" (pujian atau penghormatan) dan "logia" (perkataan). Doksologi adalah bentuk pujian yang dilantunkan kepada Bapa, Anak dan Roh Kudus.
Bunyinya:
"Al-pi YHWH hasamar
Wesamar al Hammashiakh
Adar al-pi Ruakh Qodesh
We'ayil weharakhamim
Amen
"
"Kepada BAPA b'ri puji
Serta kepada al-Masih
Rohul Kudus muliakan
Berkuasa dan berkasihan
Amin"
Amin, Amin, Amin
* "Amin" diambil dari istilah Ibrani: "amen" yang berarti "pasti, sungguh, benar" sebagai bentuk keyakinan bahwa keseluruhan ibadah telah berlangsung atas pertolongan TUHAN, sekaligus sebagai doa bahwa TUHAN senantiasa menolong umat-NYA.
by oyr79 ^_*
|